Sugeng Rawuh | Wilujeng Sumping | Selamet Dheteng | Rahajeng Rauh | Salamaik Datang | Horas | Mejuah-Juah | Nakavamo | Slamate Iyoma| Slamate Illai | Pulih Rawuh | Maimo Lubat |
Showing posts with label Cimahi. Show all posts
Showing posts with label Cimahi. Show all posts

Cimahi

Catatan Perjalanan 06 Juni 2009

Dari Sumedang, perjalanan kami lanjutkan ke kota tetangga, Cimahi. Jarak antara Bandung – Cimahi (cukup) dekat dalam jarak, namun (cukup) jauh dalam arti waktu, apalagi di saat akhir pekan. Cimahi adalah salah satu Kota muda di Indonesia yang naik pangkat dari Kecamatan, menjadi Kawedanan dan akhirnya menjadi sebuah kota yang merdeka. Kota Cimahi baru berusia 8 tahun pada Oktober 2009. Cukup muda untuk ukuran sebuah kota, Bandung berusia 199 tahun, Surabaya 700 tahunan, Kediri 1000 tahunan. Salam jumpa Kota muda.

Baca selengkapnya di sini

Rute Perjalanan

Banyak jalan menuju Cimahi, Cuma yang paling sederhana adalah melalui angkutan umum dari Stasiun Hall Bandung menuju Cimahi, langsung tanpa oper-oper (kecuali di tengah jalan diturunkan secara semena-mena oleh tukang angkotnya…^^). Jadi gini, untuk ke Cimahi bisa naik bus (eh bisa ga ya, kayaknya pernah liat jurusan Leuwi Panjang - Cimahi, nanti lah di cek lagi) bisa naik angkot, bisa naik kereta api, naik becak juga bisa (kami bilang bisa ya, tapi belum tentu tukang becaknya mau mBecak kawan-kawan sekalian dari Bandung ke Cimahi, hihihi ^^). Kalau naik bus ambilnya dari terminal Leuwi Panjang (kalau tidak salah ada DAMRInya kok). Trus kalau naik angkot bisa ambil dari Stasiun Hall Bandung atau dari Leuwi Panjang juga ada. Kalau naik kereta bisa berangkat dari stasion Ciroyom atau stasiun Kiara Condong (tapi maap-maap, jadwalnya kami kurang tahu, soal jadwal kereta kami nggak merekomendasi da’, pernah pengalaman patokan dari laporannya kawan-kawan dari blog juga, eee meleset, jadi ketinggalan kereta deh, jadi untuk jadwal kereta kawan-kawan cek sendiri yak..).

Baca selengkapnya di sini

RS. Dustira

Kawan-kawan pernah denger nama RS Dustira? Kalau yang tinggal di seputar Jawa Barat pasti pernah dengarlah ya, apalagi yang demen sama cerita-cerita berbau horor. Rumah sakit selalu identik dengan cerita syerem, apalagi rumah sakit yang didirikan lebih dari 200 tahun yang lalu. Sudah 200 tahun lebih menyaksikan orang mati silih berganti pastilah banyak ceritanya ya, dan terkadang orang yang mati emang betah tinggal di rumah sakit itu, jadinya terkadang suka nongol deh, hehehe.. ga Cuma Dustira, hampir semua rumah sakit memiliki cerita serupa. Tapi sebenarnya siapa si Dustira ini, begini ceritanya (auuuuuuuuuuuu, horor mode on ^^).


Baca selengkapnya di sini

Pura Agung Wira Loka Natha


Pura ini kami kunjungi setelah kami berputar-putar Cimahi ke kantor Walikota (bagian itu nanti kita ceritakan sendiri). Kalau berjalan dari arah Cimall, maka Pura ini sebelah kiri jalan, tapi kalau dari arah Dustira, Pura ini sebelah kanan jalan. Memasuki komplek Pura Agung kawan-kawan akan disambut oleh penjaga atau petugas kami kurang paham (syukur-syukur kalau ga ada). Yang jaga (kami tidak bisa bilang biasanya, karena hanya sekali kami kesitu) adalah tentara. Ditanya macem-macem, mulai dari maksud dan tujuan, kegunaan dan lain sebagainya, udah mirip bikin proposal skripsi dah…^^, sampai kami diminta menunjukkan KTM segala sebagai bukti, (emang muka kita-kita ga kaya mahasiswa kali ya…^^). Akhirnya setelah proses perijinan dan interview, kami diperkenankan masuk, dengan dikawal tentunya.

Baca selengkapnya di sini

Balai Kota Cimahi


Perjalanan ini kawan, terasa sangat menyedihkan kalau ga mampir ke kantor Pak walikota atau lumrahnya disebut dengan Balai Kota.
Dimanakah gerangan letaknya? Dari alun-alun kawan-kawan jalan ke kiri ya, jangan ke kanan, entah kemana kalau ke kanan kami kurang tau dan tidak bertanggung jawab kalau terjadi sesuatu pada kawan-kawan sekalian (v^.^v), kalau ke kiri, jelas ke arah Bandung lagi. Nah kantor Walikota ke arah situ. Kita jalan sebentar sampai ada pertigaan, kurang lebih 300 M an lah dari alun-alun. Dari situ banyak angkutan menuju Bandung atau menuju arah lainnya, kawan-kawan tanyalah kepada bapak-bapak angkot itu ke CIHANJUANG (angkot Cimahi – ST. Hall juga lewat situ ko, santai aja, kalau ga ada barulah bertanya).

Baca selengkapnya di sini

Perjalanan Pulang

Gampang sekali kawan, dari Balai Kota kita jalan dikit ke tempat kita turun angkot tadi, nyeberang dan ambil angkot yang serupa dengan yang bawa kita berangkat, turun di pertigaan Cihanjuang lagi, dari situ naik angkot ST. Hall – Cimahi yang akan membawa kita pulang ke Bandung. Kalau jam 13.00 kita udah berangkat, palingan jam 14.00 WIB kita sudah nyampe ST. Hall Bandung. Kami kekurangan referensi bagi kawan-kawan yang ingin menggunakan Kereta Api, kayaknya ada si, nantilah coba kami cek lagi dan kami laporkan buat kawan-kawan sekalian.

Baca selengkapnya di sini

Indonesia Barat